BANDA ACEH – Unit Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama para dosen pengampu mata kuliah Pengajaran Mikro (Microteaching) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Ruang Rec MTL Lantai 2, Gedung FKIP USK. FGD ini menghadirkan jajaran dosen pengampu mata kuliah praktikum pengajaran mikro sebagai upaya strategis dalam menjaga mutu dan relevansi pembelajaran sebelum mahasiswa terjun ke sekolah praktikum.
FGD diawali dengan tiga sesi pemaparan materi dari pimpinan unit PLP FKIP USK:
- Bapak Drs. Mukhlis, M.Hum. (Ketua PLP): Memaparkan secara komprehensif mengenai Sistematika Pelaksanaan Microteaching agar tercipta standar pengajaran yang seragam di seluruh kelas praktikum.
- Ibu Cut Vita Rajiatul Jummi, S.Pd., M.Pd. (Kepala Microteaching): Menjelaskan fokus pada Sistem Non-Teaching sebagai bagian tak terpisahkan dari kompetensi profesional calon guru.
- Ibu Fitria Herliana, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris PLP): Mensosialisasikan penggunaan E-Learning atau Learning Management System (LMS) sebagai basis utama operasional mata kuliah.

Hasil Diskusi dan Keputusan Strategis
Berdasarkan diskusi intensif antar dosen pengampu, FGD kali ini merumuskan beberapa poin penting sebagai berikut:
- Apresiasi & Keberlanjutan: Pelaksanaan Microteaching semester sebelumnya dinilai berjalan sangat lancar. Tim Mikroteaching Bagian PLP mendapatkan apresiasi tinggi dan program diputuskan untuk terus berlanjut dengan penguatan di berbagai lini.
- Validasi Data Mahasiswa: Rekapan peserta kini berbasis data pendaftaran di laman plp.fkip.usk.ac.id dengan pengecekan administrasi yang ketat. Adapun penentuan dosen pengampu tetap diusulkan oleh masing-masing Jurusan/Departemen.
- Penyesuaian Lini Masa Akademik: Disepakati bahwa Pengajaran Mikro idealnya diselesaikan pada semester 4, mengingat pelaksanaan resmi dibuka pada semester 5, yang kemudian berlanjut ke PLP di semester 6 atau 7.
- Ketentuan Jumlah Kelas: Untuk efektivitas pembelajaran, kelas dengan jumlah mahasiswa kurang dari 3 orang disarankan untuk mengajukan pembatalan melalui Jurusan masing-masing.
- Antisipasi Kendala Akademik: Mengevaluasi tren semester lalu, dosen diminta meningkatkan komunikasi intensif bagi mahasiswa yang memiliki kendala akademik (masalah kesehatan atau penurunan motivasi) guna mencegah kegagalan studi.
- Digitalisasi & Inovasi: Dosen pengajar didorong untuk lebih masif menggunakan variasi model dan media pembelajaran berbasis digital guna meningkatkan kompetensi dasar mengajar mahasiswa sesuai perkembangan teknologi.
- Sentralisasi Penilaian di LMS: Seluruh proses penilaian wajib dilakukan melalui LMS PLP. Dosen dan mahasiswa diharapkan segera memperbarui akun masing-masing. Jika terjadi kendala teknis pada sistem absensi atau nilai, diharapkan segera menghubungi admin atau staf di Sekretariat PLP FKIP USK.
- Optimalisasi Sarana Prasarana: Guna menjamin kenyamanan belajar, forum merekomendasikan pengecekan kembali kelayakan fasilitas fisik seperti infocus dan AC di ruang praktikum agar suasana belajar tetap kondusif.
Melalui FGD ini, FKIP USK mempertegas komitmennya dalam menghadirkan lingkungan belajar yang suportif dan adaptif bagi calon pendidik masa depan.

